Hati hati dalam mengunggah screenshoot atau tangkapan layar ke sosial media. Apalagi ditambahi caption yang mengujar kebencian.

Meskipun lawan bicara kita melakukan tindakan kriminal sekalipun.

Misalkan, kasus perselingkuhan yang pernah gempar. Walaupun terjadi kesalahan kita tidak bisa mengunggah video atau percakapan yang terjadi.

Dalam pandangan hukum, dapat dilaporkan dari pihak korban sebagai pencemaran nama baik.

Pasal yang di langgar yaitu UU ITE pasal 27 ayat (3). Karena tangkapan layar digolongkan sebagai dokumen pribadi.

Mungkin tujuan mengunggah adalah biar jera dan tidak mengulangi. Tapi hal yang terjadi adalah efek sosial yang diterima. Bahkan dibully habis habisan.

Jadi hati hati dalam menggunggah tangkapan layar yang berupa percakapan. Salah salah malah kita sendiri dilaporkan pencemaran nama baik.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: