Lama tidak nulis dikarenakan kesibukan. Tapi pas pulang kerja tadi jadi kepikiran tentang gadget, smartphone, dan internet.
Terlintas juga perusahaan besar Nokia kenapa terlihat enggan untuk mengikuti trend smartphone.

Yah ini merupakan opini pribadi saya, yang setuju silahkan di share, yang tidak ya sebagai bahan bacaan saja, hehehe.

Sesuai dengan judul artikel ini, Kenapa Nokia belum bisa move on. Judul ini saya pakai karena beberapa waktu yang lalu kita ketahui nokia meluncurkan seri lawasnya yang ditambahkan fitur baru yaitu Nokia 3310.

Hand phone ini bukan smartphone. Ya hp biasa, yang peluncurannya cukup menyita perhatian dari penggemarnya.

Dan jika kita melihat smartphone nokia yang berbasis android juga kesannya masih setengah setengah, baik dari fitur maupun os nya.

Menurut saya nokia mencoba untuk konsisten tujuan mereka membuat hp. Slogan yang mereka gunakan yaitu connecting people dengan logo tangan yang saling menjabat.

Saya mencoba untuk berbaik sangka, dari slogan nokia kita mengetahui tujuannya untuk membantu menjalin hubungan walaupun jarak yang jauh.

Sedangkan sekarang trend nya adalah sosial media. Sudah tidak relevan dengan makna utama dari connecting people.

Memang sekarang ada sosmed, aplikasi chat yang bisa juga menghubungkan. Tapi kita lihat dampaknya lebih parah dari era nokia dulu. Tidak ada istilah kecanduan gadget. Hp fungsi utama untuk telepon dan sms.

Mungkin sekarang nokia juga sudah mengeluarkan seri androidnya dengan hardware yang tinggi, tapi lagi lagi terlihat belum sepenuh hati. Terlihat dari OS android yang masih murni tanpa ada modifikasi. Misalnya seperti xiaomi dengan miui nya atau oppo dengan colorOs nya.

Sekali lagi ini adalah opini pribadi saya, saya belum melakukan pengamatan mendalam dan mencoba untuk berbaik sangka dengan Nokia.

Pesan dari saya adalah, pintar pintarlah dalam menggunakan gadget.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: